

Saat ini sebagian besar kontrol akses di perumahan domestik berbasis kartu, sidik jari, dan kunci sandi. Saat membuka pintu, pemilik harus memakainya secara manual dari dekat, yang mudah menyebabkan infeksi lewat sentuhan. Sejak mewabahnya COVID-19, hal ini makin merepotkan bagi anak-anak dan lansia.